Home » » Renungan Syukur

Renungan Syukur

Written By Unknown on Sabtu, 22 Februari 2014 | 20.29



Renungan Syukur

Apa yang kurang?, pertanyaan itu muncul dari belakang pintu kamar Ali. Kalau dipikir-pikir semuanya serba ada. Apalagi oksigen yang kita hirup setiap saat dari kita masih didalam kandungan hingga sekarang ini.
Yang kuang adalah rasa bersyukur terhadap apa yang telah dinikmati saat ini. Ya rasa syukur, sebab yang ada sampai saat ini adalah pengeluhan yang bertubi-tubi tanpa tau alasannya.
Kenapa kok lambat maju,
Kenapa kok sama seperti hari kemaren,
Kenapa aku miskin,
Kenapa aku lambat,
Kenapa kok gak makin pintar dengan bertambahnya umur yang ada,
Apakah Tuhan melalaikan aku dengan rintangan hidup yang begini?
Ya, keluhan itulah yang menghambat kemajuan hidup ini. Mengeluh tanpa mau melakukan perbaikan dan mengambil pelajaran dari apa yang telah berlaku, serta jangan sampai menyalahkan tuhan akan keadaan kita saat ini.
Yang patut di perbuat dalam kondisi apapun saat ini adalah berdamai dengan masa lalu. Jangan menyalahkannya ataupun selalu dalam kondisi seperti dulu. Karena kita hidup sekarang bukan hidup dalam masa lalu. Jika hidup dimasa lalu tentu kehidupan sekarang ini tidak akan Berjaya.


Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar